Tampilkan postingan dengan label Matrikulasi koordinator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matrikulasi koordinator. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Agustus 2017

Review Nice Home Work #11 MEMBANGUN TEAM, MEMBANGUN KEKUATAN

Review Nice Home Work #11

MEMBANGUN TEAM, MEMBANGUN KEKUATAN


Bunda, terima kasih sudah berusaha memikirkan dengan detil langkah-langkah apa saja yang harus kita rencanakan untuk memperkuat team kita di kota masing-masing. Ada beberapa hal yang perlu kita kuatkan dalam membangun team di IIP ini.

a. PLAN YOUR WORK
Selaku koordinator rencanakan aktivitas-aktivitas apa saja yang ingin kita selenggarakan di periode kepengurusan saat ini. Tidak perlu banyak, tetapi jalankan aktivitas yang mayoritas member memerlukannya. Maka mulailah dari menanyakan ke jajaran pengurus terlebih dahulu, apa sebenarnya hal-hal yang kita perlukan dalam rangka “memantaskan” peran kita sebagai perempuan, istri dan ibu. Lakukan curah gagasan (brainstorming) bersama tim pengurus kota. Curah gagasan ini tidak boleh diinterupsi dan tidak ada yang salah. Biarkan teman-teman pengurus mengalirkan rasa, dan kita selaku koordinator menuliskannya di kertas flipchart, kemudian mengelompokkan berbagai gagasan teman-teman sesuai prioritasnya.

Ajak seluruh member untuk “Focus Grup Discussion” (FGD). Bagi mereka menjadi beberapa kelompok, sesuai dengan prioritas gagasan yang sudah dihasilkan dari tahap brainstorming dengan pengurus tadi. Dengarkan suara member, bagaimana mereka menerjemahkan gagasan-gagasan tersebut sesuai dengan “kebutuhan” mereka di lapangan.

Hasil dari Focus Group Discussion ini jadikanlah sebagai dasar kita membuat program kerja tahunan.

b. WORK YOUR PLAN
Jelaskan rencana jangka panjang anda ke semua team dan lakukan follow up secara teratur. Kita seringkali terlalu fokus pada masalah rutinitas sehingga kehilangan gambaran dari tujuan utama secara keseluruhan. Jadi ketika ada yang memikirkan jadwal harian, harus ada yang bertugas mereview proses dan mengeliminasi masalah-masalah yang mungkin muncul di masa depan. Sehingga ketika mengerjakan rencana kerja , kita tidak sendirian melainkan bersama dengan team.

c. DEFINISIKAN PERAN 
Garis bawahi dengan jelas tanggung jawab dan peran setiap individu dalam suatu tim. Hal ini sangat penting untuk menjamin kesuksesan tim. Pemahaman tim terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing akan sangat membantu dalam pelaksanaan kerja sama tim secara kolaboratif. Dukunglah tim Anda untuk mendefinisikan fungsi mereka. Para anggota tim akan mampu mengambil lebih banyak tanggung jawab apabila mereka berada dalam posisi yang cocok, dan salah satu dari mereka mungkin akan dapat mengeluarkan bakat baru yang tidak disadari sebelumnya.

d. TETAPKAN TUJUAN
Anggota tim perlu memperhatikan tujuan individu maupun tujuan tim. Dukunglah mereka untuk menentukan tujuan jangka pendek yang dapat diraih dan dapat diukur, serta tujuan jangka panjang. Dengan tujuan yang jelas dan kode etik atau aturan tertentu, tim akan mulai bisa mengatur dirinya sendiri untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Pantauan dari koordinator sangat dibutuhkan untuk menghilangkan sifat-sifat negatif seperti kemalasan, keterlambatan, serta suka menunda-nunda pekerjaan. Komunikasikan selalu setiap tujuan dengan jelas, dan pastikan setiap anggota tim benar-benar memahaminya.

 e. BAGIKAN INFORMASI
Informasi yang disembunyikan  atau hanya orang-orang tertentu yang tahu, akan dianggap sebagai gossip atau rumor. Produktivitas dan moral tim akan menurun bila mereka menemukan banyak informasi yang tidak jelas berkeliaran, terutama di masa-masa sulit atau peralihan. Bagikan dan sebarkanlah semua informasi yang memang perlu dikomunikasikan ke semua anggota tim, dan jangan lupa untuk terus meng-update informasi tersebut sesering mungkin.

f. KEPERCAYAAN
Jadilah orang yang dapat dipercaya dan diandalkan. Hargailah kata-kata Anda sendiri. Bila Anda seorang pemimpin dan Anda sudah berjanji untuk memberikan sesuatu kepada anggota tim anda, maka pastikan Anda menepati janji tersebut. Bila Anda salah satu anggota tim dan pernah berjanji untuk melakukan sesuatu kepada tim atau koordinator anda, maka pastikan juga Anda menepati janji tersebut. Perlakukan setiap anggota tim dengan perlakuan yang sama. Jangan ada "anak emas" dan "orang istimewa".

g. DENGARKAN
 Bersikaplah terbuka terhadap ide-ide dari anggota tim lain. Berikan mereka kesempatan untuk menyampaikan pendapat dalam rapat atau saat brainstorming. Pertimbagkan setiap saran mereka. Kita tidak akan pernah benar-benar tahu saran dan pendapat mana yang terbaik sampai kita sendiri membuktikannya. Banyak organisasi menghabiskan dana besar untuk menyewa konsultan dari luar, tanpa terlebih dahulu menanyakan pendapat tim dan member sendiri. Padahal, sering kali merekalah yang paling tahu problem apa yang terjadi di dalam. Berikan pujian kepada anggota tim kita dan jadilah seorang pemimpin dan pendengar yang baik.

h. BERSABAR
Bila tim Anda terlihat bermasalah dan tidak menunjukkan hasil apa pun, bersabarlah. Beri waktu dan amati perkembangannya. Sering kali mereka bisa mengatasi masalahnya sendiri, dan Anda perlu mengawasi dan mengamati saja. Bila hal ini tidak terjadi, maka beraksilah. Ganti perannya atau memang keluarkan dari tim anda bila memang diperlukan. Tidak ada gunanya menyimpan "benalu" di dalam tim. Kita harus memang menjadi raja tega untuk digunakan di saat yang tepat.

 i. DUKUNGAN
Setiap anggota tim harus ditantang untuk berkontribusi dalam segala hal. Dorong mereka untuk ikut training / menjalankan training untuk menambah kapasitas diri mereka bila memang diperlukan dan beri kesempatan untuk keluar dan melakukan sendiri tugas-tugasnya. Mereka perlu merasa nyaman dalam melakukan tugas supaya dapat menemukan potensi unik dalam diri mereka sendiri. Ubahlah tanggung jawab setiap anggota tim bila memang dianggap perlu. Ketahuilah kekuatan dan kelemahan dari setiap anggota tim dan berikan dukungan positif terhadap kedua hal itu.

 j. TUNJUKKAN ANTUSIASME 
Antusiasme mudah menular. Selalulah bersikap positif dan penuh harap. Bila mereka melihat Anda mengharapkan sesuatu dari mereka, maka ada peluang mereka akan memberikan yang terbaik dan berusaha tidak mengecewakan Anda. Fokuslah juga pada hal-hal yang dikerjakan dengan benar, dan tidak selalu melihat kesalahan orang lain saja.

k. HAVE FUN 
Bangun semangat yang ada di dalam tim agar bisa selalu memberikan energi yang tinggi dan spirit persatuan. Sediakan waktu untuk tertawa bersama dan ciptakan suasana yang sesantai mungkin. Tidak ada tujuan yang dapat dicapai dengan mudah bila suasananya selalu tegang. Tapi jangan terlalu banyak suasana yang santai terus menerus sehingga kita hanya menghabiskan waktu saja.

l. DELEGASI
Jelaskan apa yang harus dikerjakan dan bagaimana caranya (bila diperlukan), lalu biarkan. Lebih baik lagi jika Anda dapat menjelaskan masalah yang ada dan seperti apa hasil yang Anda inginkan. Lalu, biarkan tim Anda mengembangkan cara mereka sendiri untuk menyelesaikan tugas tersebut sesuai waktu yang telah ditetapkan. Bila jadwal review hari selasa depan, maka janngan menanyakan hasilnya hari ini. Berilah kepercayaan kepada tim Anda untuk memenuhi deadline masing-masing.

m. BERIKAN PENGHARGAAN 
Rayakan keberhasilan bersama-sama dan berikan penghargaan kepada anggota tim tapi tidak secara individual. Dalam setiap tim akan mempunyai individu yang menonjol pada bidang tertentu. Kenalilah hal ini dengan cepat melalui performance review process dan gunakan untuk mendukung kerja sama tim. Hindari semua tindakan yang bisa menimbulkan kecemburuan di antara anggota. Selalu bicara positif tentang anggota tim Anda secara keseluruhan. Promosikan talenta, usaha, dedikasi dan kesuksesan mereka. Terakhir, yang penting adalah terus-menerus memberi inspirasi kepada semua anggota tim. Bila Anda berbicara tentang hal apa pun yang berhubungan dengan tim, gunakanlah kata "kita" dan bukan kata "saya". Selamat bekerja sama dan sukses untuk Anda semua.

Salam Ibu Profesional,


/Tim Matrikulasi IIP Batch #4/

Minggu, 13 Agustus 2017

Andaikata Saya Menjadi Admin WAG Member IIP Bandung

Alhamdulillah sampai juga pada NHW pamungkas, yaitu NHW #11 yang mana ini menjadi awal refleksi saya pribadi dalam menjalankan amanah sebagai admin What's app group

Struktur Organisasi
Sebagaimana tercantum pada Materi sesi 11 Manajemen Mengelola Komunitas, Peran sebagai Admin WA berada dalam pengawasan Online Manager, yg mana di kota Bandung peran ini dipegang oleh orang yang berbeda (dipisah) namun saat akan terbentuk WAG member, kami tim admin harus berkonsultasi dulu dengan manajer online terkait sejauh mana kebutuhan di bentuknya WAG member ini.

Kegiatan grup WA
Kami tim admin grup WA Member IIP Bandung, membuat jadwal harian dari hari senin s/d jum'at agar suasana grup tetap hidup, menyenangkan dan memberi banyak manfaat bagi para membernya. Kegiatannya antara lain diskusi seputar anak & keluarga, Master Mind, Mengenal lebih dekat member grup, aliran rasa mengikuti perkuliahan, market day, dan berbagi informasi seperti seminar, workshop, talkshow, dll.

Selain itu, kami juga mendapat masukkan dari para member bahwa didalam grup, ingin diadakan kulwap tematik dengan materi sesuai kebutuhan, juga kopdar yang bisa membuat member semakin kenal dan dapet chemistry

Cita-cita dan harapan kedepannya
Karena aktivitas perkuliahan di IIP adalah dominan via online, dan karena interaksi kita lebih sering dan mudah melalui grup WA maka kami tim admin WA IIP Bandung tidak hanya memandu kegiatan grup saja, atau hanya menyebarkan informasi saja, lebih jauh dari itu kami juga mengelola data ratusan member lulusan matrikulasi bandung (batch 1, 2, 3, dan sebentar lagi batch 4) yg dapat kami jadikan acuan sebagai database yang akurat dan dapat digunakan bilamana diperlukan.

Oleh karena itu, harapan kami kedepannya database member yang kami (tim admin) kelola ini dapat dikembangkan menjadi sebuah database yang dapat diakses oleh para member juga dalam bentuk website khusus IIP Bandung yang mudah diakses dan dirancang sedemikian rupa agar multiguna. In syaa Allah


Sabtu, 12 Agustus 2017

NHW #11 MANAGE YOUR TEAM

Nice Homework #11
Matrikulasi IIP batch#4

MANAGE YOUR TEAM

Setelah kita belajar bagaimana mengelola komunitas, maka sekarang saatnya teman-teman praktek membuat team untuk masing-masing kota, dengan cara sbb:

Lihatlah peran yang cocok pada diri anda saat ini kemudian buatlah satu judul sesuai peran anda

Misal:

"Andaikata aku menjadi KOORDINATOR IIP KOTA....."

"Andaikata aku menjadi KETUA RUMBEL IIP KOTA....."

dll.


a. Diskusikan dengan yang lain struktur organisasi dan bentuk kegiatan semacam apa  yang cocok dg kondisi sumber daya manusia dan sumber daya alam yg ada di sekitar kita saat ini.

b. Apabila dalam grup ini peserta dari  kota anda lebih dari satu, berdiskusilah. Apabila anda hanya sendiri di grup ini, diskusikan dengan teman satu kota anda yg satu chemistry dengan anda di luar grup ini.
Andaikata tidak ada keduanya,  anda sendiripun cukup.

Selamat memanage dan merencanakan pola kerja tim anda di setiap kota.

If you can manage your self, you can manage your team


Salam Ibu Profesional,


/Septi Peni/

Minggu, 06 Agustus 2017

Admin WAG Member 1 IIP Bandung

a. Bagaimana Awal Mula terbentuknya WAG Member IIP Bandung?
WAG member IIP Bandung terbentuk karena adanya kebutuhan kami (para member IIP Bandung) untuk :
- dapat saling memberi informasi bermanfaat seperti kopdar, seminar parenting, dll.
- memiliki home-based agar tetap dapat keep and touch dengan teman-teman seangkatan di matrikulasi yg sudah memiliki kesamaan value
- Menjaga semangat bertumbuh dengan berada di lingkungan positif (Komunitas IIP)

b. Siapa sajakah anggota WAG Member IIP Bandung?
Anggota Grup Member IIP Bandung adalah Lulusan Matrikulasi IIP Bandung yg sudah resmi dinyatakan Lulus dan mendapat Seritfikat kelulusan

c. Apa saja Kegiatan di Grup WA Member IIP Bandung?
Kegiatan di Grup WA Member IIP Bandung antara lain diskusi seputar anak&keluarga, sharing ide2 Proyek keluarga, Mengenal lebih dekat, Aliran rasa mengikuti perkuliahan, Market day, dan bertukar informasi seperti seminar, workshop, parenting, dll

d. Berapa jumlah Grup Member IIP Bandung?
 Jumlah anggota Grup Member IIP bisa menampung sampai maksimal 250 orang pergrupnya. Diharapkan di Grup Member ini anggota dapat saling mengenal lebih dekat, berbagi informasi yang bermanfaat

e. Kapan member yg baru lulus matrikulasi dapat masuk ke grup Member IIP Bandung?
Grup WA Member IIP Bandung akan dibuka setelah wisuda Matrikulasi, yang nantinya Grup Member IIP ini ada berdasarkan angkatan dengan Klasifikasi sebagai berikut :
⏩ Grup Member angkatan 1
(anggotanya adalah lulusan matrikulasi batch 1&2)
⏩ Grup member angkatan 2
(anggotanya adalah lulusan matrikulasi batch 3)
⏩ Grup member angkatan 3
(anggotanya adalah lulusan matrikulasi batch 4)
⏭ Dan seterusnya..

f. Berapa jumlah admin Grup WA Member IIP Bandung?
Karena jumlah anggota grup cukup banyak (lebih dari 100 orang) maka Admin Grup Member terdiri dari 2-4 orang yang bertugas menjaga grup secara bergantian setiap harinya.

g. Apakah lulusan Matrikulasi IIP Bandung wajib bergabung dengan WA Grup Member?
Tidak, member IIP Bandung sangat boleh untuk tidak bergabung didlm grup Member jika tidak berkenan

h. Bagaimana kondisi member Grup saat ini?
Karena sudah sama-sama ikut dan lulus matrikulasi, alhamdulillah sejauh ini kompak walau pasti ada yg silent reader atau pasif.

i.Tantangan-tantangan apa saja yang saya hadapi?
Tantangan sering muncul dari diri sendiri, terutama dalam manajemen waktu. Masih terus berusaha Agar bisa balance antara menjalankan tugas sebagai admin (online) dan menjalankan tugas sbg ibu rumah tangga (offline).
Karena sering kali kalau sudah online lupa waktu 😂🙈

Tantangan diluar diri antara lain, bagaimana Menjaga & mendorong semangat member agar mau berbagi dan berkontribusi aktif di dalam grup

j.Apakah bakat yg sudah Allah berikan untuk saya, shg mendapatkan amanah ini?
Berdasarkan hasil asesmen talent mapping, dan saya rasakan juga bahwa hasil tersebut memang saya banget.. saya memiliki bakat :
Relating (senang ngumpul, senang membina hubungan persahabatan berdasarkan rasa saling pengertian, atau berbagi pandangan dan kepedulian, senang berkomunikasi)
Serving ( senang melayani dan mendahulukan orang lain)
informing (senang menyampaikan informasi, kabar atau pengetahuan kpd org lain)
distributing (senang menyebarkan sesuatu (barang, informasi))

Keempat bakat itulah yg sangat mendukung sekali untuk saya menjalankan amanah sebagai admin grup WA, dan saya enjoy menjalaninya. Alhamdulillah

k. Bagaimana saya menggunakan bakat tersebut untuk kebermanfaatan komunitas?
Dengan bakat tersebut, saya berusaha melayani komunitas (anggota grup khususnya) dlm hal informing & distributing sebaik mungkin. In syaa Allah


"Allah tidak akan membebani kaumnya, melebihi kemampuannya"


MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN

MATERI MATRIKULASI IBU PROFESIONAL BATCH #4 SESI #10

MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN


It takes a Village to raise a CHILD
Perlu orang sekampung untuk membesarkan anak
demikian pepatah dari bangsa Afrika.

Dulu, pendidikan dimaknai, dipahami dan dijalankan oleh para keluarga dan komunitas secara berjamaah. Pendidikan adalah sebuah keniscayaan untuk membentuk komunitas yang lebih baik, demikian juga sebaliknya, komunitas memerlukan pendidikan untuk mengangkat derajat posisi peran personal dan komunal yang lebih baik di muka bumi ini serta memuliakan kearifan dan akhlak yang lebih baik bagi generasi selanjutnya.

Pendidikan bukan lahir karena adanya komunitas atau masyarakat, justru pendidikanlah yang melahirkan komunitas dan peradaban.

Pendidikan adalah tanggung jawab keluarga dan komunitas, karena keluarga dan komunitaslah yang paling paham peran yang paling bermanfaat untuk dirinya, yang paling tahu sisi kekuatan dan kelemahan dirinya.

Maka sudah saatnya kita mengembalikan keluarga dan komunitas yang kita bangun sebagai sentra pendidikan peradaban. Karena sesungguhnya peradaban adalah milik keluarga dan komunitas, karena di dalamnya akan muncul karya peradaban dan generasi peradaban yaitu anak-anak kita.

TAHAPAN MEMBANGUN PERADABAN DALAM KOMUNITAS

Membangun peradaban di komunitas bisa dijalankan seiring dengan membangun peradaban pada diri kita sendiri dan membangun peradaban di keluarga. Mari kita lihat bersama:

a. Setiap manusia memiliki MISI INDIVIDUAL

Setiap manusia dilahirkan dengan karakteristik yang unik, maka tugas dan peran yang akan dijalaninya di muka bumi ini juga pasti unik.

b. Setiap keluarga memiliki MISI KELUARGA

Misi keluarga bisa jadi misi bersama yang menjadi kekhasan setiap keluarga. Misi keluarga ini bisa jadi kombinasi dari sifat keunikan ayah, ibu dan anak. Atau bisa juga karena ada dominasi sifat yang mewarnai kekhasan keluarga. Di titik ini kita paham, apa rahasia besar Allah mempertemukan kita  ( suami dan anak-anak) dalam satu keluarga.

c. Setiap komunitas memiliki MISI PERADABAN

Burung yang berbulu sama pasti akan saling bertemu

 Inilah mungkin yang menyebabkan kita bisa berkumpul di komunitas Ibu Profesional, belum pernah saling ketemu muka, tapi rasanya sudah satu chemistry, karena sebenarnya kita sedang membawa misi peradaban yang sama. Yaitu membangun Rahmat bagi semesta alam lewat dunia pendidikan anak dan keluarga.

VALUES KOMUNITAS

Values komunitas adalah BERBAGI dan MELAYANI
bukan MENUNTUT,

 maka :
a. Mulailah dari diri kita,
b. Berbagi apa yang kita miliki
c. Satu alasan kuat karena anda ingin melayani komunitas, bukan untuk mencari popularitas, atau bahkan untuk memenuhi kepentingan diri sendiri.

TAAT ASAS

Kemudian tahap berikutnya adalah pahami, komunitas Ibu Profesional ini hadir dan berkembang di Indonesia. Dimana asas kebangsaan yang dianut di Indonesia adalah asas BHINNEKA TUNGGAL IKA. Sebagai warga negara yang baik kita perlu TAAT ASAS. Maka pahamilah bahwa kita ini adalah BERAGAM

Perbedaan itu akan menjadi rahmat, maka berjalanlah secara

HARMONI dalam KEBERAGAMAN

GERAK dan KEBERMANFAATAN

Jangan khawatr dengan jumlah, karena banyak dan sedikit itu tidak penting, yang penting adalah GERAK ANDA dan ASAS KEBERMANFAATAN kita bagi sesama.
Pakailah prinsip sebagai berikut :

Andaikata ada 1000 ibu yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga maka salah satunya adalah SAYA

Andaikata ada 100 ibu yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga maka salah satunya pasti SAYA

Andaikata hanya ada 1 ibu saja yang mau memperjuangkan peradaban melalui pendidikan anak dan keluarga  maka ITULAH SAYA

Rumah adalah miniatur peradaban, bila potensi fitrah-fitrah baik bisa ditumbuhsuburkan, dimuliakan dari dalam rumah-rumah kita, maka secara kolektif akan menjadi baik dan mulialah peradaban.

Selamat membangun komunitas, membangun peradaban,

Selamat bergabung di komunitas Ibu Profesional.

dan bersiaplah menjadi Ibu Kebanggaan Keluarga

Salam,

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/


Sumber Bacaan  :

  • Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Radja Grafindo, 2000
  • Harry Santoso dkk, Fitrah Based Education, Jakarta, 2015
  • Ibu Profesional, Membangun Komunitas, Materi Perkuliahan IIP, 2015
  • Link Video IIP, Membangun Komunitas, Membangun Peradaban
  • https://www.youtube.com/watch?v=mSz18xTNtGA&t=111s